1. Impotensi 
    images

    mengkonsumsi anabolit steroid

Mereka yang mengkonsumsi steroid secara berlebihan dapat mengakibatkan impotensi jangka panjang. Penggunaan steroid menyebabkan menyusutnya testis, penurunan jumlah sperma dan kurangnya ereksi.

  1. Masalah kardiovaskular

Menurut dokter, asupan yang berlebihan dari steroid dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh dan tekanan darah tinggi. Steroid jenis Anabolic terutama memiliki efek samping pada tubuh. Steroid dapat menurunkan tingkat kolesterol baik dan meningkatkan kadar kolesterol jahat. Kolesterol jahat (LDL) menyebabkan penyakit jantung kronis dan lainnya. Jika Anda mengambil steroid Anabolic dalam jumlah yang lebih, ventrikel kiri pada jantung akan menebal dan membengkak, hal ini yang menyebabkan aritmia jantung atau gagal jantung dan dalam kasus yang lebih buruk mengakibatkan kematian.

  1. Rambut rontok

Banyak pria yang mengeluh mengenai kebotakan atau rambut rontok saat minum steroid. Itu merupakan salah satu efek samping pada pria. Kerontokan dan kebotakan disebabkan pembesaran kelenjar ‘sebaceous’ dan penurunan sekresi testosteron alami. Ketikdakseimbangan hormon itulah yang juga menyebabkan jerawat, alergi kulit.

  1. Perubahan perilaku   
    images (1)

    penyakit yang di akibatkan mengkonsumsi anabolit steroid

Tidak hanya orang dewasa, anak-anak juga banyak yang mengkonsumsi steroid demi mendapatkan bentuk tubuh yang berotot. Salah satu efek samping pada anak-anak terlihat dari kematangan seksual dan perubahan perilaku setelah ia minum obat tersebut.

  1. 5.     Pembesaran Payudara pada pria

Saat seseorang berhenti memakai steroid, produksi hormon testosteron natural tertekan, bahkan bisa mendekati nol,  hal ini dikarenakan tubuh mengurangi produksi alami akibat tingginya kadar testosteron dalam darah akibat kontinuitas pemakaian steroid, bahkan untuk beberapa jenis Oral steroid yang keras, pemakaian 10 hari saja bisa menekan produksi alami pada testis oleh sel-sel leydig sebanyak 40%, biasanya ini ditandai dengan mengecilnya testis dan tentunya terjadi kemandulan. Lalu selain itu terjadi proses yang disebut aromatisasi yaitu konversi Testosteron yang berlebih menjadi Estrogen alias hormon wanita dikarenakan tubuh kita secara alami ingin menjaga keseimbangan hormon – hormonnya. Selain itu rendahnya androgen menyebabkan Estrogen tersebut menjadi hormon yang mendominasi. Efeknya yang ekstrim bisa menyebabkan munculnya payudara pada pria yang disebut gynecomastia atau gyno atau ‘bitch tits’, lalu impotensi dan hilangnya libido. Selain itu pada pemakaian steroid yang keras selain disertai retensi air juga konversi Testosterone menjadi DHT (dihydrotestosterone) menyebabkan kebotakan dan pembesaran prostat. Efek androgenik yang tinggi menyebabkan juga jerawat di muka ,leher ,dada dan punggung. Dan beberapa steroid oral juga dapat meracuni liver, jika dipakai dalam dosis cukup tinggi dalam waktu lama bisa menyebabkan kerusakan permanen liver.

Efek negatif dari anabolik steroid selain yang di sebutkan diatas yaitu :

  1. Kerja liver yang semakin berat.
  2. Penurunan produksi hormon testosteron alami.
  3. Meningkatkan kadar kolesterol dan tekanan darah.
  4. Kerja kelenjar tiroid yang semakin berat.
  5. Sakit kepala.
  6. Mimisan
  7. Kram
  8. Insensitifitas insulin
  9. Efek samping Androgenic: menebalnya rambut, pembengkakan prostat, kulit berminyak, retensi air tinggi, dan makin agresif / temperamental
  10. Terhambatnya pertumbuhan apabila masih remaja (dalam masa pertumbuhan)
  11. Diare, konstipasi, muntah
  12. Dapat memicu perkembangan tumor.